Cara Mencegah Pneumonia pada Orangtua

Cara Mencegah Pneumonia pada Orangtua

Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh seseorang akan menjadi lemah. Itulah mengapa orang-orang yang sudah berusia lanjut lebih rentan terkena infeksi, termasuk pneumonia. Yuk, ketahui cara-cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pneumonia di usia lanjut di bawah ini.

Pneumonia adalah infeksi yang dapat menyerang keluaran sgp salah satu atau kedua paru-paru dengan tingkat keparahan berkisar dari ringan hingga parah. Bagi sebagian orang, pneumonia bisa berakibat fatal. Pneumonia biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, atau virus yang memasuki paru-paru yang mengakibatkan peradangan.

Mengapa Pneumonia Lebih Sering Terjadi pada Lansia?

Setidaknya ada tiga alasan mengapa lansia lebih rentan mengalami pneumonia, yaitu:

  • Perubahan paru-paru seiring bertambahnya usia. Tubuh orang yang sudah lanjut usia tidak dapat membersihkan sekresi dengan efektif dari paru-paru mereka. Akibatnya, sekresi tersebut pun dapat turun ke saluran bronkial yang berdampak infeksi.
  • Sistem kekebalan tubuh yang rendah. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, para lansia memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah yang lebih sulit untuk melawan infeksi, apalagi bila mereka menjalani kemoterapi, transplantasi organ atau sumsum tulang, dan sudah minum obat tertentu untuk jangka waktu yang lama.
  • Kondisi Kesehatan Lansia. Memiliki beberapa kondisi medis tertentu dapat meningkatkan lansia pada risiko terkena pneumonia yang lebih tinggi. Kondisi medis tersebut, antara lain diabetes, penyakit Parkinson, HIV, cystic fibrosis, asma, dan COPD (penyakit paru obstruktif kronis). Prosedur operasi juga dapat membuat lansia terkena infeksi.

Cara Mengurangi Risiko Pneumonia pada Lansia

Para lansia tetap dianjurkan untuk mendiskusikan tindakan pencegahan pneumonia dengan dokter untuk menentukan langkah terbaik. Berikut ini cara-cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pneumonia pada lansia:

  • Vaksinasi 

Orang-orang yang berusia di atas 65 tahun sangat dianjurkan untuk mendapatkan suntikan flu tahunan, serta vaksin pneumokokus satu kali yang dapat melindungi terhadap pneumokokus atau bakteri pneumonia.

  • Berhenti Merokok

Merokok dapat memberi dampak negatif terhadap kesehatan dalam banyak hal, salah satunya merusak paru-paru. Mereka yang merokok memiliki risiko pneumonia yang lebih besar karena mekanisme pertahanan paru-paru menjadi terganggu. Jadi, ambillah langkah-langkah untuk berhenti merokok sedini mungkin.

  • Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Orang yang sudah lanjut usia juga sebaiknya mengikuti diet dan olahraga sesuai dengan anjuran dokter. Hal ini dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka, sehingga mengurangi risiko pneumonia.

  • Jaga Kebersihan

Perlu diingat bahwa menjaga kebersihan diri sangat penting untuk kesehatan orangtua. Infeksi, seperti flu biasa dan infeksi pernapasan lainnya dapat mengakibatkan pneumonia. Rajin mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan secara teratur dapat mencegah penyebaran kuman-kuman jahat yang dapat membahayakan orangtua. Selain itu, menjaga kebersihan mulut dan gigi juga sangat penting, karena infeksi mulut atau gigi juga dapat mengakibatkan pneumonia.

  • Ketahui dan Waspada Gejala Pneumonia pada Orangtua

Bagi orang-orang muda, gejala pneumonia umumnya adalah batuk berat, demam dan menggigil. Namun, orangtua mungkin tidak menunjukkan gejala-gejala yang sama, menurut Infectious Disease Clinics of North America.

Jadi, tetap waspada terhadap gejala-gejala yang mungkin berbeda dari gejala pneumonia pada umumnya, seperti tubuh yang lemah, kebingungan, mengalami delirium, bahkan pusing biasa. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Home
Account
0
Cart
Search